"...Awalnya kita pikir main kartu ini susah. Tapi pas ngejalanin ternyata bermain kartu UNO ini simple banget. Kita tinggal ngikutin kartu yang terakhir kali dibuka ama temen sebelah kanan atau sebelah kiri. Jangan heran nggak seperti permainan kartu lain yang umumnya berjalan searah jarum jam dalam permainan UNO arah bisa sewaktu-waktu dirubah karena ada kartu yang khusus untuk merubah arah. Jadi kita bisa ngerjain temen yang disebelah kanan atau yang disebelah kiri. Tinggal sesuai selera aja. Selain merubah arah dalam permainan UNO ini juga dikenal tambah 2 atau tambah empat. Nah kalo anda membanting kartu ini itu artinya teman disamping anda yang dapet giliran jalan harus mengambil dua buah atau empat buah kartu sekaligus. Trus ada juga kartu yang fungsinya untuk membuat teman disamping anda tidak jalan. Huruf dikartunya menyerupai huruf e. Nah kalo ada yang buang kartu ini berarti giliran pemain berikutnya lewat alias kehilangan hak membuang kartunya. Kartu yang dibuang berdasarkan warna atau angka. Ada empat warna dalam permainan kartu UNO ini Merah, Biru, Kuning dan Hijau. Warna kartu sewaktu-waktu bisa anda ubah sesuai selera anda asalkan anda memiliki kartu dengan gambar empat buah warna. Bila kartu anda tinggal bersisa satu maka anda diwajibkan untuk berteriak "UNO" jika anda lupa dan teman bermain anda menyebut kata UNO itu artinya anda diharuskan mengambil empat buah kartu tambahan. Jika kartu dibawah habis maka anda harus mengambil kartu teman disamping anda.
Banyak kejadian lucu ketika bermain kartu UNO ini. Walaupun kartu tinggal bersisa satu tidak menjamin anda akan keluar sebagai pemenang karena sewaktu-waktu teman disamping anda bisa saja memerintahkan untuk mengambil dua kartu atau empat kartu tambahan lagi..."
Semoga Blog ini bermanfaat bagi para pengunjung
Senin, 29 Maret 2010
MAAF JIKA AKU TAK SEMPURNA DIHADAPANMU
Saat kau katakan apa yang kau rasa dalam hatimu padaku
dan kujawab rasa cintamu yang dalam dengan senyuman di bibirku
semua indah, serasa dalam mimpi
Dan hari pun silih berganti menguji cintaku kepadamu
tlah kuberi semua rasa cinta serta hatiku padamu
namun kau (kadang) selalu menuntutku lebih
apalagi (kadang) menuduhku sesuatu yang tidak benar adanya
hingga (kadang) ku tak tahu harus apa lagi
Maafkan aku yang tak sempurna
sampai kapan pun itu, aku tetap begini
(mencintaimu apa adanya dengan segala daya upaya)
ku hanya ingin untuk selalu menjadi
yang terbaik untukmu
Hiduplah dengan tentram bersamaku
Tepis semua ragumu
Aku akan selalu begini
(Mencintaimu apa adanya dengan segala daya upaya)
dan kujawab rasa cintamu yang dalam dengan senyuman di bibirku
semua indah, serasa dalam mimpi
Dan hari pun silih berganti menguji cintaku kepadamu
tlah kuberi semua rasa cinta serta hatiku padamu
namun kau (kadang) selalu menuntutku lebih
apalagi (kadang) menuduhku sesuatu yang tidak benar adanya
hingga (kadang) ku tak tahu harus apa lagi
Maafkan aku yang tak sempurna
sampai kapan pun itu, aku tetap begini
(mencintaimu apa adanya dengan segala daya upaya)
ku hanya ingin untuk selalu menjadi
yang terbaik untukmu
Hiduplah dengan tentram bersamaku
Tepis semua ragumu
Aku akan selalu begini
(Mencintaimu apa adanya dengan segala daya upaya)
Untukmu Dhafy Luphichaq
lihatlah aku satu didepanmu
sadarkah aku slalu memujamu
salahkah aku slalu mendambamu
maafkan aku slalu membuatmu marah
hilang semua hirnah
karna aku satu pemuja
untuk sebuah bintang dan semua senyuman
serta tutur katamu
tak mampu lukiskan
hanya mampu berucap
hanya mampu berkata
bahwaku pemujamu
karna aku satu pemujamu…….
sadarkah aku slalu memujamu
salahkah aku slalu mendambamu
maafkan aku slalu membuatmu marah
hilang semua hirnah
karna aku satu pemuja
untuk sebuah bintang dan semua senyuman
serta tutur katamu
tak mampu lukiskan
hanya mampu berucap
hanya mampu berkata
bahwaku pemujamu
karna aku satu pemujamu…….
Langganan:
Postingan (Atom)